6 Cara Membuat BAB I pada Skripsi - 083150026906

6 Cara Membuat BAB I pada Skripsi - Skripsi diklaim oleh mayoritas mahasiswa strata satu (S1) sebagai tugas terberat menuju kelulusan. Realitasnya skripsi tidak dapat dengan begitu saja dikerjakan. Mahasiswa harus melakukan banyak tahapan untuk mampu membuat satu buah skripsi yang utuh.

Cara Membuat BAB I pada Skripsi


Skripsi secara umum tersusun atau terstruktur oleh berberapa bab dan sub bab didalamnya. Satruktur yang demikian ditetapkan guna memperjelas tulisan (skripsi) yang sedang dibuat. Namun perlu dipahami bahwasannya skripsi yang dibuat oleh berbagai universitas yang ada saat ini cenderung berbeda antar satu dengan yang lainnya. Secara spesifik pada bagian bab atau struktur bab, hal ini terjadi karena kebijakan setiap universitas antar satu dengan yang lainnya berbeda.

Skripsi dapat dengan mudah dikerjakan bilamana mahasiswa yang hendak mengerjakannya memahami cara penulisannya, sebagai contoh yakni penulisan atau pembuatan struktur bab atau sub bab.

Tulisan ini akan memberikan gambaran umum mengenai bab 1 dan cara membuatnya. Walaupun berbagai universitas menetapkan format yang berbeda antar satu dengan yang lainnya namun secara umum bab 1 tersusun atas latar belakang, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian.

6 Cara Membuat BAB I pada Skripsi:

1. Membuat latar belakang
2. Membuat identifikasi masalah
3. Membuat batasan masalah
4. Membuat rumusan masalah
5. Membuat tujuan penelitian
6. Membuat manfaat penelitian

1. Membuat Latar Belakang

Skripsi wajib menuliskan atau memakai bab latar belakang masalah. Tahap ini harus dimulai terlebih dahulu karena bagian ini adalah bagian yang penting sebelum membuat bab selanjutnya yakni bab 2, bab 3, dst. Pada bagian ini peneliti harus menjelaskan alasan atau latar belakang masalah penelitian. 

Penjelasan latar belakang dapat ditulis dengan model induktif atau deduktif. Dua model ini secara sederhana dipahami dengan model penulisan umum ke khusus (deduktif) dan model penulisan dari khusu ke umum  (induktif). 

Bagian tubuh dari latar belakang ini wajib menyantumkan berbagai dasar yang kuat seperti hasil riset sebelumnya. Hasil riset ini penting karena akan menjadi dasar ilmiah bagai riset yang hendak dilakukan. 

Selain itu, bagian latar belakang akan semakin bagus bilamana ditambahkan harapan dari adanya penelitian, pentingnya penelitian ini dilakukan, solusi yang diajukan oleh peneliti, serta tonjolan pendekatan penelian. Hal-hal tersebut penting dibawa dalam bahasan latar belakang penelitian.

2. Membuat identifikasi masalah

Bagian bab 1 dalam skripsi akan semakin bagus bilamana dijelaskan mengenai indentifikasi masalah. Bagian ini penting karena membantu peneliti atau mungkin pembaca hasil riset, agar riset yang dilakukan terlaksana secara spesifik dan jelas. Masalah penelitian yang dipaparkan akan memberikan gambaran betapa pentingnya untuk segera diatasi. Pembuatan bagian ini wajib menyertakan data akurat, yang dapat dipeoleh dari survay, wawancara, atau dapat juga dengan kegiatan observasi.

3. Membuat batasan masalah

Masalah yang hendak dituliskan dalam bab 1 ini handaknya dipaparkan dengan jelas. Masalah tersebut ditulis secara spesifik dan bersifat fokus pada inti yang dicari. 

4. Membuat rumusan masalah

Bagian ini berisi tentang pertanyaan-pertanyaan yang hendak dipecahkan dengan data lapangan. Pertanyaan yang dibuat hendaknya relevan dengan latar belakang yang telah diterangkan, artinya berkesinambungan dan dengan sub bab yang teleh dikerjakan sebelumnya. Peneliti dapat menuliskan beberapa pertantanyaan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

5. Membuat tujuan penelitian

Bagian ini adalah tahap selanjutnya setelah menulis rumusan masalah. Tujuan penelitian akan memberikan kemudahan bagi pihak yang hendak mengerti terkait tujuan riset dilakukan. Peneliti dapat menuliskan beberapa tujuan riset yang hendak dilakukan dalam bentuk poin poin.

6. Membuat manfaat penelitian

Manfaat penelitian ini sangat penting untuk dijelaskan, karena dalam bagian ini mengandung nilai kegunaan dari riset yang dilakukan. Secara umum manfaat penelitian terbagi menjadi dua yakni manfaat teoritis dan manfaat praktis. Dua hal tersebut penting untuk dijelaskan guna memperdetail nilai kemanfaatan riset.

Cara atau step pembuatan bab 1 diatas secara umum diikutinoleh mayoritas mahasiswa, walaupun mendapatkan penambahan atau pengurangan bab/sub bab, yang demikian terjadi karena kebijaka  univeristas masing-masing. Selain mengikuti instruksi penulis artikal, mahasiswa yang hendak membuat bab 1 disarakan tetap memprioritaskan format penulisan yang dirilis oleh pihak univeristas. Selamat mencoba semoga berhasil!!!

Kunjungi Juga Sosial Media Layanan Jasa Turnitin

1. Web = https://www.jasaturnitin.com/

2. Facebook = Jasaturnitin

3. Fanspage Facebook = Jasaturnitin

4. Instagram = @jasa_cekplagiasi

5. Pinterest = Jasaturnitin

6. Shopee = Jasaturnitin

7. Tokopedia = Jasaturnitin

8. Linked In = Jasa Turnitin

9. Twitter = Jasa Turnitin

10. Tiktok = Jasaturnitin19

0 Komentar