10 Hal yang membuat proposal skripsi ditolak pembimbing skripsi

10 Hal yang membuat proposal skripsi ditolak pembimbing skripsi - Proposal merupakan suatu rencana yang sengaja dibuat untuk urusan kerja atau suatu aksi berupa tulisan yang bersifat komunikatif dan memuat konsep yang teroraganisir. Isi atau muatan yang ditulis harus komperhensif , dapat dipahami secara jelas, dan  tertulis secara singkat. Tujuan dibuatnya proposal yakni sebagai wadah bagi ide-ide yang hendak dipasarkan atau sebagai wadah dari rancangan atas operasionalisasi suatu kegiatan maupun penelitian.

10 Hal yang membuat proposal skripsi ditolak pembimbing skripsi


Proposal penelitian memuat berbagai bagian yang secara tekstual wajib untuk diisi atau dicantumkan, yakni mulai dari bab satu hingga bab tiga. Bilamana bagian-bagian yang dimaksudkan luput atau tidak tersampaikan secara tekstual, jelas, dan informatif maka dapat dipastikan proposal yang diajukan akan ditolak atau harus direvisi ulang. 

Daftar isi:

1.Tidak meyakinkan keberhasilan penelitian
2.Tidak memuat unsur kebaruan yang seyogyanya dibuktikan
3.Tujuan penelitian tidak spesifik
4.Topik yang dibawakan tidak relevan
5.Sistematika penyusunan teks tidak sistematis dan utuh
6.Tidak realistis
7.Format penulisannya tidak sesuai aturan
8.Proposal kurang bermutu
9.Kerangka berfikir yang diajukan tidak logika
10.Konesp penelitian yang diajukan sering kali diteliti

  • Tidak meyakinkan keberhasilan penelitian

Penulisan proposal yang dilakukan secara tekstual belum dapat menanamkan keyakinan keberhasilan penelitian kepada pembimbing. Artinya disini proposal harus mampu menjanjikan keberhasilan penelitian, misalnya dalam hal penulisan proposal harus memakai bahasa yang jelas atau lugas dalam menawarkan janji dalam bentuk solusi-solusi atas suatu masalah. Dengan demikian maka proposal yang diajukan memiliki nilai kegunaan.

  • Tidak memuat unsur kebaruan yang seyogyanya dibuktikan

Seyogyanya tulisan atau proposal yang dibuat mengandung hal-hal baru yang membawea nilai positif atau kegunaan bagi kedepannya. Proposal penelitian yang tidak memiliki potensi membawa hal baru atau kurang bermanfaat bagai khalayak ramai dpat dipastikan akan dikembalikan atau direvisi ulang.

  • Tujuan penelitian tidak spesifik

Tujuan atau arah penelitian yang tidak jelas akan memperpanjang pengerjaan proposal, artinya akan mengalami revisi berkali-kali. Dalam tubuh proposal skripsi hendaknya memuat tujuan penelitian ajtau arah yang jelas mau dibuat seperti apa penelitian tersebut kedepannya, yakni tujuannya harus jelas. Seandainya tujuan yang dituliskan tidak jelas maka potensi ditolaknya proposal tersebut sangat besar.

  • Topik yang dibawakan tidak relevan

Topik proposal atau topik penelitian yang diajukan oleh peneliti harus sejalan dengan background keilmuan peneliti. Bilamana ditemukan tidak adanya keseuaian antara tema proposal penelitian dengan penguasaan disiplin ilmu yang dipelajarai maka potensi ditolaknya proposal tersebut cukup besar.

  • Sistematika penyusunan teks tidak sistematis dan utuh

Penulisan proposal skripsi seyogyannya merujuk pada panduan penulisan yang telah ditetapkan oleh instansi atau universitas. Standar penulisan tersebut harus dipatuhi, dan jangan sampai memakai gagasan sendiri atau dengan pedoman penulisan dari instansi lain untuk mempercepat pengerjaan proposal skripsi.

  • Tidak realistis

Rancangan yang disajikan dalam bentuk teks membawa pada kondisi diluar realitas pengerjaan skripsi, atau dengan kata lain  penelitian yang hendak dilakukan tersebut mustahil dilakukan, dengan berdasar pada alasan-alasan atau asumsi yang termuat didalam konsep penelitian yang tidak normal atau diluar batas kewajaran. 

  • Format penulisannya tidak sesuai aturan

Teks yang disajikan bertentangan dengan aturan baku yang dilegalkan sebelumnya. Baik dalam bentuk kekurangan sub bab maupun mendapatkan penambahan. Perlu pahami secara seksama bahwa apa yang ditulis harus mengikuti panduan yang telah ada sebelumnya.

  • Proposal kurang bermutu

Mutu yang terkandung dalam proposal penelitian tidak memberikan kesan kepada pembimbing. Baik muatan yang dituliskan dalam sub bab latar belakang, kerangka berfikir, dan bagian-bagian lainnya. Jadi proposal yang hendak diajukan selayaknay memiliki bobot atau memiliki nilai kegunaan.

  • Kerangka berfikir yang diajukan tidak logis

Kerangka berfikir secara sederhana memberikan informasi mengenai arah penelitian yang hendak dilakukan. Muatan yang ada dalam kerangka berfikir harus jelas, logis atau relevan, dan sistematis. Hal tersebut bilamana tercapai maka akan mencapatkan persetujuan secara langsurng dari pembimbing proposal penelitian. Catatan yang perlu digaris bawahi adalah logis atau secara rasional bisa dipatikan keberhasilannya.

  • Judul penelitian yang diajukan sering kali diteliti

Judul penelitian yang hampir sama dari waktu kewaktu menunjukan tidak adanya perubahan muatan hasil penelitian, dengan demikian maka hal baru yang layaknya didapatkan tidak ditemukan. Prediksi akan hasil penelitian yang cenderung statis berpotensi ditolaknya proposal penelitian yang diajukan.

Penjelasan di atas hanya beberapa hal yang secara umum menjadi penghambat atau ditolaknya proposal penelitian yang akan diajukan. Konsep penelitian handaknya disusun atau digagas secara matang agar keserasian antara peneliti dengan pembimbing skripsi terbangun. Dengan demikian kelancaran dalam mengerjakan skripsi akan lebih terjamin. Bagi peneliti yang hendak melakukan pembuatan proposal skripsi, seyogyanya menghindari beberapa hal di atas, hal ini menjadi penting untuk dipahami karena menentukan keberhasilan pembuatan proposal skripsi yang nantinya hendak diserahkan kepada pembimbing skripsi.

Kunjungi Juga Sosial Media Layanan Jasa Turnitin

1. Web = https://www.jasaturnitin.com/

2. Facebook = Jasaturnitin

3. Fanspage Facebook = Jasaturnitin

4. Instagram = @jasa_cekplagiasi

5. Pinterest = Jasaturnitin

6. Shopee = Jasaturnitin

7. Tokopedia = Jasaturnitin

8. Linked In = Jasa Turnitin

9. Twitter = Jasa Turnitin

10. Tiktok = Jasaturnitin19

0 Komentar