9 Tata Cara Penulisan Artikel Ilmiah yang Benar

Tata Cara Penulisan Artikel Ilmiah yang Benar - Artikel ilmiah diperlukan bagi mahasiswa sebagai syarat kelulusan setelah penulisan skripsi, sehingga berikut tata cara penulisan artikel ilmiah yang dapat Anda jadikan referensi.

9 Tata Cara Penulisan Artikel Ilmiah yang Benar


Syarat kelulusan mahasiswa S-1 yaitu skripsi dan dilanjutkan dengan penulisan artikel ilmiahnya. Penulisan artikel ilmiah sendiri tidak semudah yang dibayangkan, melainkan harus sesuai dengan tata cara penulisannya yang benar. Hal tersebut dikarenakan isi dari dari artikel ilmiah merupakan sebuah pernyataan yang bisa dipertanggungjawabkan serta sifatnya empirik sesuai dengan fakta hasil dari penelitian yang telah dilakukan.

Adapun tata cara penulisan artikel ilmiah yang bisa anda jadikan panduan agar hasil tulisan lebih berbobot dan benar sesuai dengan ketentuan.

1. Menentukan Topik dan Metode Penulisan

Tata cara penulisan artikel ilmiah yang pertama yaitu menentukan topik dan metode penulisan. Bagi mahasiswa yang sudah menulis skripsi dapat menyesuaikan dengan skripsi penelitian yang sedang dikerjakan.

2. Menyiapkan Gambar Beserta Tabel

Dalam penulisan artikel ilmiah, Anda perlu menyiapkan gambar beserta tabel yang relevan dengan penelitian. Gambar dan tabel yang disertakan akan membuat artikel ilmiah menjadi lebih mudah dipahami dan lugas.

3. Menulis Hasil Penelitian

Dalam penulisan artikel ilmiah, isi pokok yang harus dicantumkan adalah hasil penelitian. Anda tidak perlu menyertakan referensi untuk bagian ini, dikarenakan Anda sedang mendiskusikan hasil penelitian sendiri. Apabila menggunakan rujukan, maka rujukan tersebut dapat dimasukkan ke bagian diskusi.

4. Memaparkan Hasil diskusi

Pada bagian ini, Anda perlu menjabarkan hasil dari penelitian yang didapat. Diskusi perlu ditulis sesuai dengan hasil penelitian, namun jangan mengulang penulisan hasil dari penelitian. Anda juga perlu memasukkan perbandingan hasil penelitian dengan hasil riset dari jurnal yang dijadijak rujukan atau referensi.

5. Menyajikan Kesimpulan Secara Jelas

Penulisan kesimpulan dalam penulisan artikel ilmiah dapat diletakkan setelah penulisan diskusi. Penyajian kesimpulan ini akan menunjukkan bagaimana riset yang Anda lakukan berkontribusi dalam ilmu pengetahuan, sehingga penulisannya harus jelas.

6. Membuat Pengantar yang Menarik

Pengantar artikel ilmiah sebaiknya ditulis semenarik mungkin agar pembaca tertarik untuk membaca isi dari artikel. Buatlah penulisan pengantar dari bahasan umum ke khusus dan arahkan pembaca ke bahasan tujuan dari penulisan artikel.

7. Menulis Abstrak

Abstrak berisi tentang deskripsi singkat mengenai tujuan dan perspektif Anda. Isi dari abstrak biasanya mengenai apa saja yang dilakukan peneliti beserta hasil penelitiannya secara singkat.

8. Membuat Judul yang Deskriptif dan Ringkas

Judul dalam penulisan artikel perlu dibuat deskriptif dan seringkas mungkin, agar para pembaca dapat mengetahui langsung apa yang ingin dibahas dalam artikel. Untuk artikel ilmiah skripsi, Anda bisa menggunakan judul skripsi sebagai judul dalam artikel ilmiah.

9. Menerapkan Indeks dan Referensi

Penerapan sistem indeks diperlukan agar artikel ilmiah Anda tidak terkena plagiasi. Anda juga perlu mencantumkan referensi yang digunakan selama kajian serta riset berlangsung.

Beberapa tata cara penulisan artikel ilmiah tersebut dapat Anda terapkan agar penulisan artikel menjadi lebih mudah dan berbobot. Jangan lupa untuk menyertakan ucapan terima kasih untuk pihak-pihak yang berkontribusi dalam penyusunan skripsi ataupun artikel ilmiah.

 Kunjungi Juga Sosial Media Layanan Jasa Turnitin

1. Web = https://www.jasaturnitin.com/

2. Facebook = Jasaturnitin

3. Fanspage Facebook = Jasaturnitin

4. Instagram = @jasa_cekplagiasi

5. Pinterest = Jasaturnitin

6. Shopee = Jasaturnitin

7. Tokopedia = Jasaturnitin

8. Linked In = Jasa Turnitin

9. Twitter = Jasa Turnitin

10. Tiktok = Jasaturnitin19

0 Komentar