7 Trik wawancara yang baik untuk skripsi kualitatif

7 Trik wawancara yang baik untuk skripsi kualitatif - Skripsi secara umum terbagi menjadi dua jenis, yakni skripsi dengan metode penelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif. Dua jenis ini memiliki karakter maupun ciri yang secara fundamen berbeda satu sama lain.

7 Trik wawancara yang baik untuk skripsi kualitatif

Proses pengerjaan dua jenis skripsi tersebut jelas sangat berbeda, entah itu dalam format penulisannya, konten yang ditulis, maupun teknik-teknik yang digunakan dalam pengerjaannya.

Salah satu perbedaan yang mendasar pada dua jenis skripsi tersebut di atas yakni pada teknik pengumpulan datanya. Skripsi kuantitatif secara umum menggunaan angket atau kuesioner dalam menggali data penelitiannya. Sedangkan untuk skripsi kualitiatif dengan menggunakan teknik wawancara mendalam untuk mendapatkan data penelitian yang berkualitas.

Wawancara mendalam  atau yang dikenal dengan istilah indept interview merupakan hal pokok yang harus dilakukan oleh peneliti agar data penelitian yang didapatkannya mendalam dan memuat informasi yang kompleks.

Dalam realitanya, teknik yang demikian menjadi tantangan tersendiri untuk beberapa orang tertenrtu. Fakta tersebut sering didapati para peneliti karena tidak semua peneliti kualitatif dapat masuk kedalam kehidupan masyarakat, hal ini menjadikan masyarakat yang dalam konteks ini senagai informan tidak membuka seluas-luasnya data yang dibutuhkan oleh peneliti.

Kendala yang demikian merupakan hal serius yang wajib secara cepat diatasi guna mendapatkan data yang mendalam dan detail. Maka dari itu diperlukan trik atau tips khusus untuk mengatasi tantangan yang demikian. Dalam tulisan ini akan dijelasksan secara sederhana mengenai tips mengatasi hal tersebut.

Daftar Isi

1. Persiapkan pedoman wawancara

2. Klasifikasikan informan yang ditargetkan

3.  Persiapkan semua peralatan wawancara

4. Meminta ijin dengan masyarakat

5. Memberikan kesan yang baik dalam perjumpaan pertama

6. Ploting waktu wawancara yang tepat

7. Jangan terlalu tegang dan formal

 

Persiapkan pedoman wawancara

Sebelum wawancara dilakukan pastikan pedoman wawancara telah dipersiapkan secara matang, dan sesuai dengan target data yang diinginkan. Susunlah pedoman tersebut secara sistematis dan rapih.

Klasifikasikan informan yang ditargetkan

Tentukan informan dilapangan secara jelas, bagilah informan menjadi beberapa jenis, yakni seperti ditetapkannya informan inti atau kunci dan informan pendukung.

Persiapkan semua peralatan wawancara

Wawancara akan berjalan dengan lancar bilamana hal-hal atau peralatan yang dibutuhkan telah tersiapkan secara matang, yakni seperti alat tulis, kertas, dan alat rekam.

Meminta ijin dengan masyarakat

Sebelum proses wawanacara atau penggalian data dilakukan maka ada baiknya meminta ijin terlebih dahulu dengan masyarakat. Proses perijinan ini dapat melalui pemerintah desa dan pemimpin di bawahnya (RT dan RW).

Memberikan kesan yang baik dalam perjumpaan pertama

Berikan kesan yang baik kepada masyarakat dalam perjumpaan pertama kalianya. Hal ini penting, karena dengan kesan yang baik maka masyarakat akan memberikan respon yang baik juga terhadap kehadiran kalian.

Ploting waktu wawancara yang tepat

Lakukanlah wawancara diwaktu informan dalam keadaan santai, dengan kata lain wawancara tidak boleh dilakukan saat informan sedang dalam keadaan sibuk atau sedang dalam kegiatan tertentu yang tidak dapat diganggu.

Jangan terlalu tegang dan formal

Dalam praktiknya, wawancara dilakukan dengan santai dan diselingi candaan. Hal yang demikian akan membuat suasana wawancara menjadi santai dan tidak terkesan kaku. Walaupun diselingi dengan candaan, tetapi jangan sampai menghilangkan substansi wawancara tersebut.

Kunjungi Juga Sosial Media Layanan Jasa Turnitin

1. Web = https://www.jasaturnitin.com/

2. Facebook = Jasaturnitin

3. Fanspage Facebook = Jasaturnitin

4. Instagram = @jasa_cekplagiasi

5. Pinterest = Jasaturnitin

6. Shopee = Jasaturnitin

7. Tokopedia = Jasaturnitin

8. Linked In = Jasa Turnitin

9. Twitter = Jasa Turnitin

10. Tiktok = Jasaturnitin19

0 Komentar